Kamis, 26 Maret 2015

Pengukuran Data Murotal Abdurahman Al-Sudais




PENGUKURAN DATA MUROTAL
ABDURAHMAN AL-SUDAIS

Eful Saepullah (1306046)

Jurnal
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jl. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia

1306046@sttgarut.ac.id

 

Abstrak - Murotal Abdurahman Al-Sudais merupakan salah satu murotal yang banyak dicari untuk didengarkan. Murotal ini terdiri dari 114 surat dimulai dari surat Al-Fatihan dan diakhiri surat An-Nas. Pengukuran datanya dilakukan berdasarkan besarnya data yang dimiliki setiap surat dalam satuan kilo byte (kb). Pengukuran dilakukan untuk mempeoleh hasil  Distribusi Frekuensi Relatif, Distribusi Frekuensi Relatif Kurang Lebih, Histogram Frekuensi, Poligon Frekuensi, OGIF Kurang dari dan OGIF Lebih dari.
Kata Kunci - Data Murotal, Frekuensi, Distribusi Frekuensi, Distribusi Frekuensi Kumulatif, Histogram Frekuensi, Poligon Frekuensi, OGIF



A.        PENDAHULUAN
Abdurahman Al-Sudais adalah imam dan khotib Masjidil Haram dan juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Tempat lahirnya lebih tepat di kota al-Bukairiyah, yang saat ini berada di Provinsi Qasim. Ia menjadi Imam dan Khatib Masjidil Haram sejak tahun 1404 H, pertama kali menjadi Imam salat ashar pada tanggal 22 Sya'ban 1404 H dan pertama kali menyampaikan khutbah pada tanggal 15 Ramadhan 1404 H.
Murotal Abdurahman Al-Sudais merupakan salah satu murotal yang banyak dicari untuk didengarkan. Murotal ini terdiri dari 114 surat dimulai dari surat Al-Fatihan dan diakhiri surat An-Nas. Murotal Al-Sudais ini menggunakan format data mp3.
Pengukuran data murotal ini dilakukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Statistika & Probabiltas, yang diukur adalah besarnya data yang dimiliki setiap surat dalam satuan kilo byte (kb). Tujuan Pengukuran dilakukan untuk mempeoleh hasil  Distribusi Frekuensi Relatif, Distribusi Frekuensi Relatif Kurang Lebih, Histogram Frekuensi, Poligon Frekuensi, OGIF Kurang dari dan OGIF Lebih dari.



II.    LANDASAN TEORI

A.      Distribusi Frekuensi Relatif
Distribusi frekuensi relative menyatakan proporsi data yang berada pada suatu kelas interval. Distribusi frekuensi relatif merupakan suatu jumlah persentase yang menyatakan banyaknya data pada suatu kelompok tertentu. Dalam hal ini pembuat distribusi terlebih dahulu harus dapat menghitung persentase pada masing-masing kelompok. Distribusi akan memberikan informasi yang lebih jelas tentang posisi masing-masing bagian dalam keseluruhan, karena kita dapat melihat perbandingan antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya.
B.      Distribusi Frekuensi Kumulatif
Variasi lain dari distribusi frekuensi standar adalah frekuensi kumulatif. Terdapat dua jenis Tabel Distribusi Frekuensi kumulatif, yaitu "kurang dari" dan "lebih dari". Distribusi Frekuensi kumulatif "kurang dari" menyatakan frekuensi total yang ada di bawah batas bawah. Distribusi Frekuensi kumulatif "kurang dari" untuk suatu kelas merupakan nilai frekuensi untuk kelas tersebut ditambah dengan jumlah frekuensi semua kelas sebelumnya. Tabel distribusi frekuensi kumulatif ini berfungsi untuk mengetahui berapa banyak data yang ada di bawah suatu nilai. Ada pun Distribusi Frekuensi kumulatif "lebih dari atau sama dengan" menyatakan frekuensi total yang ada di atas atau sama dengan batas bawah. Distribusi Frekuensi kumulatif "lebih dari atau sama dengan" untuk suatu kelas merupakan nilai total frekuensi seluruh kelas dikurang frekuensi kelas tersebut. Tabel distribusi frekuensi kumulatif ini berfungsi untuk mengetahui berapa banyak data yang ada di atas suatu nilai.

C.      Histogram dan Poligon Frekuensi
Dari tabel distribusi frekuensi kelompok, dapat dibuat histogram dan poligon frekuensi. Histogram adalah penyajian distribusi frekuensi menggunakan gambar yang berbentuk diagram batang tegak. Pada histogram, antara dua batang yang berdampingan tidak terdapat jarak sehingga antara satu batang dan batang lainnya berimpit. Sumbu tegak pada histogram menyatakan frekuensi dan sumbu datar menyatakan kelas-kelas interval. Dalam hal ini, batas kelas interval merupakan tepi bawah dan tepi atas. Jika setiap tengah-tengah sisi atas persegi panjang yang berdampingan dihubungkan dengan suatu garis, akan terbentuk diagram garis yang disebut poligon frekuensi



D.     OGIF
Selain Histogram dan Poligon, ada satu cara lagi untuk meyajikan suatu data, yaitu Ogive. Ogive dibagi menjadi 2, yaitu Ogive Positif dan Ogive Negatif. Perbedaan antara keduanya adalah kalau positif garisnya mengarah ke atas, sedangkan garis dari Ogive Negatif mengarah ke bawah. Kemudian, frekuensi yang terdapat pada ogive, merupakan frekuensi kumulatif.







III.           HASIL DAN PEMBAHASAN


A.             Data file Murotal Abdurahman Al-Sudaes 114 Surat (KB)


Nilai maksimal       : 89
Nilai minimal          : 13098
Range                     : 13009
Kelas                       : 7 (diambil)
Interval                   : 1859 (dibulatkan ke atas)

B.             Rekap Data



C.            
Tabel Distribusi Frekuensi Relatif



D.            Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif




E.             Histogram Frekuensi



F.              Poligon Frekuensi



G.            OGIF








IV.               KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pengukuran data file Murotal Abdurahman Al-Sudais yang terdiri dari 114 surat menunjukkan bahwa:
ü  Frekuensi terbesar 89, besar file antara 89 kb sampai 1947 kb.
ü  Frekuensi Relatif terbesar 78%, besar file antara 89 kb sampai 1947 kb.
ü  Frekuensi Relatif Kumulatif Kurang dari terbesar 114, besar file ≤ 13100.
ü  Frekuensi Relatif Kumulatif Lebih dari terbesar 114, besar file ≥ 88.
ü  Histogram Frekuensi teringgi 89, besar file antara batas bawah 88,5 dan batas atas 1947,5.
ü  Poligon Frekuensi tertinggi 89, nilai tengah 1018 dari batas bawah 89 dan batas atas 1947.
ü  OGIF Kurang dari tertinggi 114, besar file ≤ 13100.
ü  OGIF Lebih dari tertinggi 114, besar file ≥ 88.

DAFTAR PUSTAKA
·      https://yos3prens.wordpress.com/2013/08/18/histogram-poligon-dan-ogive/